Tips Membeli Kamera Mirrorless Second

By On Wednesday, February 14th, 2018 Categories : kamera

Tips Membeli Kamera Mirrorless Second- Berencana untuk membeli kamera pertamamu? Pasti Anda mulai repot melacak referensi bersama cara baca-baca artikel atau bertanya terhadap yang telah ahli.

Jadi gimana sih cara memilih kamera digital biar tidak menyesal di belakang?

Yuk, review step by bagian dalam memilih kamera digital ini!
Fujifilm X T20
Fujifilm X T20

Jika kalian tengah memasuki dunia fotografi pastinya membutuhkan kamera DSLR yang pas cocok kebutuhan. Memilih kamera sesungguhnya kadang kala butuh riset mendalam dan tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Ketika menentukan juga tersedia baiknya menyesuaikan dengan preferensi teristimewa dan jangan amat terpatok dengan orang lain. Karena, kamera selanjutnya bukan digunakan oleh orang lain, melainkan diri kami sendiri.

Langsung saja, lihat tips menentukan kamera DSLR yang sesuai bagi para pemula dalam dunia fotografi berikut!

Tips Memilih Kamera DSLR untuk Pemula
1. Tujuan Membeli Kamera DSLR
Ketika dambakan membeli sebuah kamera DSLR, pertimbangkan untuk apa tujuan Toppers memilikinya. Jika inginkan mendalami dunia fotografi, pasti kalian bakal butuh kamera bersama dengan spesifikasi yang pas contohnya kamera DSLR semipro.

Tetapi, kecuali untuk keperluan dokumentasi teristimewa atau tugas dan kebutuhan lainnya, kamera DSLR basic saja telah cukup.

2. Perhatikan Jenis Fotografi dan Karakteristik Kamera
Hal ini sanggup menjadi pertanyaan paling dasar bagi para calon pembeli. Apakah idamkan mendalami landscape photography, foto portrait, dan lain sebagainya. Untuk memperoleh hasil maksimal pasti wajib pilih tone cocok preferensi.

Jika ingin memotret pemandangan untuk sanggup dibawa traveling, tentu akan perlu kamera yang agak ringan, simpel tetapi memberi tambahan gambar tajam untuk menghidupkan warna maksimal.

3. Sesuaikan Kebutuhan bersama Budget
Kalau sudah mengerti tujuan dan style kamera yang dibutuhkan, selanjutnya kudu sesuaikan dengan budget. Jangan habiskan dana hanya untuk belanja kamera.

Setidaknya survei harga, mempunyai patokan harga yang sesuai. Jangan hingga membeli kamera terlalu mahal tetapi, tidak sesuai kebutuhan.

4. Kenali Merek Kamera
Jangan dipengaruhi hanya gara-gara merk. Di pasaran, banyak brand-brand ternama, di mana merk ini saling beradu beri tambahan fitur menarik. Kemudian riset lah seluruh merk, kurang lebih mana yang membantu kesibukan fotografi.

Perlu diketahui terhitung tiap tiap merek punya berlebihan dan kekurangannya masing-masing. Setidaknya ada sebagian merek ternama dan dipercaya oleh para fotografer layaknya Canon, Nikon, Fujifilm, hingga Olympus.

Terkadang kalian barangkali dapat bingung ketika memilih kamera misalnya, lebih bagus Sony atau Canon. Kembali ulang ke keperluan masing-masing, mantapkan target dalam memasuki dunia fotografi-mu.
5. Perhatikan Fitur yang Diinginkan dan Dibutuhkan
Kenali fitur-fitur apa saja yang ditawarkan pada kamera impian. Supaya membantu kesibukan fotografi untuk kebutuhan sehari-hari, sanggup menentukan kamera berfitur standard bersama dengan harga relatif terjangkau.

Tetapi, jika ingin menolong keperluan pekerjaan atau profesi dapat butuh fitur unggulan.
6. Ukuran dan Model
Pilihlah ukuran yang nyaman digenggam oleh tangan. Untuk mendapat hasil fotografi paling baik tentu wajib dalam posisi yang nyaman.

Model juga akan mempengaruhi kenyamanan tangan kala menggenggam. Pastikan ukuran dan modelnya tepat untuk dibawa meng-explore foto.
7. Cari Referensi
Kalau masih belum cukup informasi untuk mendapat kamera terbaik-mu, cari referensi di internet atau teman-teman yang menyadari perihal kamera. Cari ulasan-ulasan perihal spesifikasi kamera dan hasil fotonya.

Bisa termasuk bergabung bersama forum-forum fotografi untuk beroleh informasi lebih seputar kamera incaran.

8. Pelajari Spesifikasi Kamera
Megapiksel, sensor, ISO, jadi beberapa unsur penting didalam spesifikasi kamera. Resolusi diukur berasal dari seberapa besar megapiksel dalam sebuah kamera.

Selain itu, tentu lensa termasuk dapat berperan perlu dalam pengambilan gambar. Pastikan resolusi dan spesifikasi sesuai dengan kapabilitas fotografi.
9. Service Center yang Mudah Ditemui
Pilih agen DSLR yang ada di kira-kira rumah-mu. Kenapa? Karena akan memudahkan service atau mengganti spare-part kamera disaat rusak. Pengeluaran biaya pun termasuk akan lebih sedikit.

Walaupun hal ini keluar sepele tetapi, memadai penting mempertimbangkan service centre di lebih kurang rumah. Jika tersedia rusaknya yang tidak diinginkan, memperbaiki kamera akan jadi lebih mudah.

10. Ketahui Tanggal Rilisnya
Saat udah menentukan kamera apa yang akan dibeli, pastikan untuk update informasi soal tanggal rilis produk tersebut. Memang lebih dari satu merk tidak banyak mengakibatkan pergantian terhadap keluaran terakhir mereka.

Tetapi, kalian tetap mampu laksanakan komparasi pada lebih dari satu fiturnya. Jangan sampai produsen kamera berikut mengeluarkan seri kamera baru bersama dengan spesifikasi yang hampir sama dan lebih baik dari kamera incaran.

Selain itu, kecuali senantiasa menginginkan membeli seri lama, harganya pun sanggup saja berbeda, juga lebih murah.
11. Cek Garansi
Garansi termasuk menjadi unsur perlu untuk diperhatikan disaat dambakan belanja kamera DSLR. Ketahui berapa lama pas garansinya.

Kemudian, menyimak juga komponen apa saja yang termasuk di dalam garansi tersebut. Dengan begitu garansi dapat dimanfaatkan sebaik mungkin nantinya.

12. Tetapkan Satu Merk Kamera
Seperti telah dibahas di poin nomer 4, ada banyak merk-merk kamera di Indonesia. Ketika udah mantap bersama dengan pilihan brand kamera, jangan berganti kepada merk lainnya. Saat belanja kamera DSLR bermakna akan laksanakan investasi.

Kemungkinan, dikala belanja kamera, kalian dapat belanja lensa berbeda-beda. Satu merek lensa tidak dapat dipadukan bersama dengan merk kamera lain contohnya, lensa Sony tidak cocok bersama kamera Canon.

Kecuali, jikalau sebetulnya menghendaki coba beragam merk atau berniat menjajakan perangkat-perangkat tersebut. Memang sudah pasti harus siap menanggung efek rugi.
Penting memperhatikan unsur cermat disaat memilih kamera DSLR bagi para pemula didalam memasuki dunia fotografi. Yang mesti diingat, kamera walaupun bagaimana pun cuma lah alat. Sedangkan, hasil fotografi paling baik bisa dihasilkan dari keahlian kalian.

Toppers dapat mempelajari lebih lanjut kala udah punyai kamera DSLR keinginanmu. Nah, pastinya nggak bingung ulang kan cara memilih kamera DSLR sesuai kebutuhan?

Jenis fotografi seperti apa sih yang Anda inginkan?
Ini adalah pertanyaan paling simple namun juga paling sulit dijawab. Apakah Anda idamkan menjadi fotografer landscape? Suka street photography? Untuk dibawa travelling? Atau tambah Anda model yang “Aku tidak tahu, pokoknya aku rela nyoba semuanya”?

Apapun alasannya, pastikan Anda memegang teguh itu dulu.

Karakteristik (kamera) apa saja yang Anda butuhkan?
Setelah Anda udah memahami dapat ngapain aja dengan kamera itu nanti, nah sekarang saatnya lebih menjurus lagi. Misalnya :

“Saya inginkan motret di bawah laut menjadi harus waterproof”

“Saya dapat kerap travelling menjadi kameranya wajib yang tidak terlampau berat tapi kokoh”

“Saya senang menyeriusi fotografi menjadi butuh yang kelas atas sekalian”.

Berapa banyak budget Anda untuk membeli kamera?
Beberapa dari Anda bisa saja belum mengerti pasaran kamera namun setidaknya harus telah mempunyai patokan budget untuk membeli.

Rekomendasi kita adalah kurang lebih Rp 6 juta hingga bersama Rp 10 jutaan untuk yang sederhana tetapi mumpuni. Tapi jikalau punya niat cari kamera lebih advanced dapat siapkan dana terasa dari Rp 13 juta.

Nah, jika yang pro siap-siap saja mengosongkan dompet sebab budget body only saja jadi berasal dari Rp 20 jutaan.

Jenis-Jenis Kamera Digital
Salah satu yang bikin galau adalah banyaknya style kamera yang tersedia di pasaran, iya kan?

Jangan panik dulu! Kenali pernah beberapa style kamera dan cari yang cocok bersama term plus condition Anda.

Kamera Pocket
Ukuran : kecil dan ringan. Bahkan lebih dari satu kamera bisa masuk ke dalam kantong baju

Kapabilitas : Lensa kamera compact biasanya sudah fixed dan tidak bisa diganti, tidak tersedia mode manual yakni cuma full auto yang sifatnya point plus shoot.

Performa : Seringkali dirasa tidak bagus-bagus benar-benar tetapi mutu fotonya udah layak dan lensanya terhitung lumayan.

Rekomendasi untuk Anda yang idamkan hasilnya lebih bagus daripada kamera smartphone, enteng dan praktis dibawa, serta tidak mempermasalahkan tehnis kamera.

Kamera Mirrorless
Ukuran : ukurannya cukup praktis, tidak sangat berat tapi tidak sanggup dibilang enteng juga.

Kapabilitas : Disebut-sebut sebagai “next big thing” di dunia fotografi. Kami menyebutnya sebagai “smartphone besar bersama dengan lensa yang dapat diganti tetapi tidak sanggup dipakai untuk telephone ataupun internetan”.

Performa : Full kontrol di dalam mode manual dengan performa mulai berasal dari lumayan hingga yang mengagumkan tergantung type yang dibeli.

Rekomendasi untuk Anda yang melacak kamera bagus tapi ringan. Lensanya mampu diganti jadi bebas untuk bereksperimen. Tapi siap-siap saja dikarenakan harganya relatif tidak murah.

Kamera DSLR
Ukuran : Mulai dari yang tidak sangat berat hingga yang berat dan besar untuk kalangan profesional.

Kapabilitas : Bervariasi termasuk merasa dari tingkatan “lumayan” hingga “excellent” terkait model dan lensa apa yang Anda gunakan

Performa : Bisa untuk memotret apa saja.

Rekomendasi untuk Anda yang nyata-nyata menggeluti fotografi dan tidak kasus bersama dengan berat bodi kamera, menghendaki hasil ciamik dan tangguh dibawa memotret.

Actioncam
Ukuran : kecil dan mudah sekali, bisa dimasukkan kantong baju

Kapabilitas : Bisa digunakan “berpetualang” mulai berasal dari travelling, underwater, olahraga ekstrim hingga ke acara live.

Performa : Walau bodinya kecil tetapi hasil foto dan videonya telah bagus.

Rekomendasi untuk Anda yang lebih bahagia video daripada menjepret foto dan tentunya, suka berpetualang.

Merk Kamera
Setelah Anda menjatuhkan pilihan terhadap type kamera, kini saatnya pilih merk.

Sepenting itukah merk?

Penting karena yang mula-mula Nikon vs Canon sekarang berkembang jadi Nikon vs Canon vs Sony vs Fuji. Itu berarti tiap merek sebetulnya berlomba-lomba memicu yang terbaik.

Jadi wejangan kami adalah lihat-lihatlah seluruh brand, apa yang mereka tawarkan. Jika cuma menghambat diri dengan satu merk maka sanggup jadi Anda melewatkan yang terbaik.

Setelah memandang seri kamera yang ditawarkan dan pilihan ketersediaan lensa, langsung bikin keputusan. Setelah itu review lagi kualitas dan histori performa mereka. Pertimbangkan juga feedback dari fotografer yang sudah kenakan kamera merk tersebut selama sebagian tahun.
Kualitas Bodi Kamera
Setelah mendapatkan merk yang diinginkan, kini saatnya mencari tipe kamera.

Pertama dimulai dari menilik mutu bodi kamera dan berapa budget Anda untuk dapat memilikinya.

Ukuran : Jangan belanja DSLR yang besar tetapi tetap saja menghendaki itu dapat masuk ke kantongmu. Be realistic, guys! ?

Berat : Hitunglah berat bodi kamera yang telah ditambah lensa, termasuk lebih dari satu perlengkapan tambahan yang barangkali Anda bawa saat memotret. Jika terlalu berat sebaiknya lupakan saja, masih banyak pilihan yang lain.

Kualitas : Sebagian besar DSLR seri beginner belakangan ini dibikin dari plastik yang “agak murah” yang membuat harganya bisa lebih tidak mahal dibanding seri pro. Lupakan pernah soal itu, lebih perlu untuk perhitungkan sejarahnya. Apakah ada yang punya masalah bersama kamera yang Anda ingin itu? Apakah tersedia halangan teknis yang sempat dibahas di media? Atau software memiliki masalah dan keanehan lainnya?

Desain : Memang tersedia beberapa orang yang ngotot idamkan seri kamera spesifik dikarenakan kepincut desainnya. Jangan terlilit oleh itu. Paling perlu adalah segi ergonomisnya dan desain menunya. Biar gak kece bodinya, asalkan enteng digunakan itu jauh lebih penting.

Weather Sealing : Ini perlu kecuali Anda akan lebih sering memotret di outdoor.

Waterproof : Pastikan telah waterproof jika memiliki rencana membawanya menyelam. Setidaknya memilih kamera yang miliki casing spesifik underwater.
Megapiksel : Seberapa besar megapiksel yang Anda butuhkan. Megapiksel identik bersama dengan jadi tinggi tambah bagus namun sebenarnya tidak demikian. Misalnya kamera full frame dan mirrorless memiliki megapiksel yang sama tapi kualitasnya lebih bagus milik full frame.

Kualitas Foto : Bagus tidaknya foto terhadap kamera digital terbujuk tiga hal yaitu sensor, prosessor dan lensa. Untuk sensor dan dynamic range juaranya terhadap kamera full frame tetapi harganya sesungguhnya mahal. Setidaknya mencermati betul seberapa bagus kualitas jepretan di low light.

Penyimpanan : Perhatikan format card yang di-support kamera pilihan Anda. Apakah kamera telah built-in memory dan seberapa besar.

Baterai : Selain berapa lama kekuatan tahannya, ketahui terhitung apakah mampu diganti.

Frames per second (fps) : Tidak terlalu mutlak tetapi jikalau Anda akan memotret gerakan cepat seperti olahraga maka fps tinggi benar-benar penting.

Auto-focus : Berapa banyak titik fokusnya, seberapa cepat dan akurat proses auto fokusnya
Video plus sound : Anda nge-vlog? Kalau iya, pastikan performa perekaman videonya. Pastikan termasuk apakah mampu dipasangi mic eksternal atau tidak. Kalau tidak, apakah mutu mic bawaannya cukup?

Wireless and GPS : Ini dapat dibilang sebagai “bonus”. Kalau ada bakal mempermudah dikarenakan dapat mengoneksikan kamera ke smartphone dan langsung diposting di internet.

Baca Review di Internet
Masih bingung? Sebaiknya baca-bacalah review di internet dan memirsa video di YouTube untuk memantabkan hati. Bisa juga gabung di forum atau grup fotografi untuk bertanya.
Rasakan Memegang Langsung
Ya, Anda dapat meminjam kamera punya kawan yang serupa bersama incaran Anda untuk merasakan langsung.

Jangan Terpaku Mitos “Semakin mahal gear makin bagus”
Perlengkapan fotografi yang bagus tidak menjamin hasil jepretan Anda akan langsung bagus. Lebih penting untuk terus belajar dengan tekun dan mengembangkan diri sampai mencapai titik yang bagus secara perlahan.

Kamera hanya alat, kebolehan kita yang memegangnya adalah kunci utama 🙂 .

Apakah anda kala ini jadi perhitungkan untuk membeli sebuah kamera? Merasa tertarik bersama dengan foto -foto indah yang bertebaran di internet, lantas kamu mendambakan bisa menghasilkan foto layaknya itu?

Atau anda selagi ini sudah mulai menabung untuk mengejar obyek anda, dalam sebagian bulan kedepan sanggup memboyong kamera (atau smartphone bersama dengan kamera yang keren).

Tentu kita tak mengidamkan terkecuali lembaran-lembaran duit yang telah disisipkan berbulan-bulan, dan pada pas membeli, kamu jadi menyesal sebab salah membeli, atau ternyata bukan seperti yang anda ekspektasikan.

1. Kebutuhan ataukah keinginan
Agar supaya nantinya anda tidak seperti membeli kucing di dalam karung, dan terhitung nantinya tak ada penyesalan di sesudah itu hari (apaan sih..) haha. Anda harus mulai mempertimbangkan sebagian perihal selanjutnya sebelum saat kamu ke toko kamera, memilih dan ternyata salah.

Ini jadi poin yang pertama, mengapa? Karena tersedia lebih dari satu orang yang belanja kamera tanpa sangat memahami apakah dia membeli sebab dia memang butuh, ataukah dia cuma hanyalah mendambakan miliki kamera.

Tak jadi kasus anda belanja cuma dikarenakan sebuah keinginan atau kebutuhan, itu hak masing-masing. Namun terkecuali kamu mengetahui kamu belanja kamera itu ingin atau butuh, itu akan memengaruhi cara sesudah itu yang dapat kamu lakukan.

Camera

Kita memandang contohnya : Jika anda membeli hanya gara-gara keinginan, biasanya orang akan sebatas memandang berasal dari terlihat luarnya saja kamera tersebut, apakah keren atau tidak, disaat orang melihat mereka bakal terkagum-kagum dan sebagainya.

Namun jikalau kamu amat butuh, kamu bakal mempertimbangkan segala perihal berdasarkan kebutuhan anda. Misalnya anda perlu kamera untuk pekerjaan anda, tentu seluruh kamera yang bila tidak mendukung pekerjaan anda, akang dilengserkan dari list anda.

2. Harga dan Budget
Harga dan budget adalah dua hal yang terlalu berkaitan, anda inginkan kamera dengan harga tertentu, tapi budget tak mencukupi pasti repot. Saya jikalau ditanya teman, bagusnya beli kamera apa? Merk apa? Hal yang saya tanyakan dulu, kamu punya duwit berapa? Mau dibelanjakan sebanyak apa?

Kalau anda punyai budget tanpa batas, tentunya harga takkan dulu jadi masalah, beda terkecuali budget kamu cuma beberapa juta saja, maka kita bisa menentukan range harga kamera sesuai bersama dengan budget anda.

Semua kamera yang di luar budget, segera otomatis tersingkir dari list pembelian bukan?

Namun kalau andaikan anda telah ngebet atau betul-betul dambakan sebuah kamera bersama harga di luar budget anda, yah tak ada pilihan selain menahan diri dan menabung, sampai budget kamu terpenuhi untuk kamera yang ditargetkan.

3.Tujuan membeli kamera
Nantinya ketika kamu udah punyai kamera, kamera itu bakal kamu bawa kemana saja? objek layaknya apa yang akan anda foto? Atau tipe acara seperti apa yang dapat kamu foto?

Apakah model kamera terlampau penting untuk type kamu atau tidak? Semua pertanyaan itu serta pertanyaan-pertanyaan yang sejenis itu yang barangkali bisa anda pikirkan, harus diketahui jawabannya.

foto keren
Mengetahui style foto apa yang bahagia kamu potret dapat terlampau menolong pilih kamera yang mendambakan dibeli

Kalau obyek kamu membeli kamera untuk dipakai berwisata, jalan-jalan, jangan belanja kamera bersama ukuran besar dan beratnya yang capai nyaris sekilo. Berwisata sambil menenteng bawaan berat pasti dapat menjadi perihal yang sulit.

4. Kualitas gambar yang dihasilkan
Apakah kamu mementingkan kualitas gambar? Jika iya, pertanyaan selanjutnya adalah apakah anda akan perlihatkan hasil foto anda dimana? Jika anda berencana untuk mencetak besar dan dipajang, maka pilihlah kamera dengan kualitas tertinggi yang bisa kamu beli.

Tapi kalau cuma untuk diupload di Instagram, Facebook atau Path maka kamera digital pocket lebih-lebih smartphone yang teranyar sekarang telah terlalu mencukupi.

Ingat juga pembahasan tentang ukuran megapixel pada kamera, bagaimana mutu gambar biasanya berbanding lurus bersama dengan ukuran sensor kamera, dan ironisnya ukuran sensor kamera sama-sama berbanding lurus bersama harga kamera tersebut, tambah mahal kamera biasanya kualitasnya termasuk semakin bagus.

Pepatah lama di sini berlaku : Ada harga ada rupa.

5. Konektivitas kamera
Apakah kamu seorang social-media-aholic, kemana-mana foto lantas upload, account anda datang merambah semua sarana sosial di dunia. Setiap menit selfie, groufie atau apalah namanya, sesudah itu diupload.

Jika kamu tipikal orang layaknya ini, maka konektivitas kamera perihal penting yang wajib dipertimbangkan.

Instagram banyak akun
Senang bersama sosial media? Pilih kamera yang memiliki fitur Wi-Fi atau NFC

Di era modern layaknya ini umumnya kamera paling baru telah menolong fitur wi-fi, dengan fitur tersebut kamu bisa langsung menyalin foto berasal dari kamera ke smartphone anda, selanjutnya segera diupload ke sarana sosial.

Carilah kamera yang mendukung atau miliki fitur tersebut.

6.Ganti lensa atau tidak
Kebebasan untuk mengganti lensa juga patut kamu perhitungkan, bersama dengan mengganti lensa kamu bisa memilih lensa yang terbaik untuk kamera anda, bersama dengan target pemakaian yang berlainan tentu.

Mulai dari lensa lebar hingga tele ada di pasaran, dari lensa yang dapat memotret semut sampai memenuhi frame, hingga lensa yang dapat memotret komedo di hidung teman, yang berjarak sejauh satu kilometer pun tersedia.

Sampel Canon 35mm f-1.4L II

Namun ingat selagi kamu membeli kamera yang bisa bergeser lensa (bahasa kerennya Interchangeable lens), artinya anda termasuk membeli proses merk kamera, gara-gara kamera bersama merk tertentu tak sanggup dipasang lensa dari brand lainnya, kecuali kenakan adapter yang umumnya terhitung tidak optimal.

Jika kamu tak rela sibuk bersama lensa-lensa segala macam pilihlah kamera saku atau smartphone sekalian.

7. Merk

Merk yang aku maksudkan di sini bukanlah didalam artian merek yang satu lebih bagus berasal dari merk yang lain.

Sering sekali saya terima pertanyaan mana lebih bagus Canon atau Nikon, dan aku biasanya cuma menjawab, terkecuali kamu yang memegang kamera dan belum mahir, kebanyakan sih dua-duanya tidak bagus hehe.

Yang aku maksudkan bersama merk adalah kemudahan kamu meraih product kamera selanjutnya di pasaran, kemudahan meraih aksesori pendukung kamera, technical support dan service center yang terpercaya serta mungkin bisa mudah anda jangkau, juga sistem kamera yang mumpuni di dalam artian lensa-lensa pilihan yang banyak, atau flash eksternal yang terjangkau.

Spesifikasi Dan Daftar Harga Lensa Canon Terbaru
Pilihan brand kamera juga cukup berpengaruh

Jangan lupakan garansi kamera yang dijamin, apakah itu cuma garansi toko, distributor, atau garansi international. Khusus tentang lensa dan flash eksternal, biasanya produsen pihak ketiga seperti Sigma, Tamron atau Tokina hanya menyediakan lensa dan aksesoris untuk Canon dan Nikon, serta sebagian terhitung untuk Sony.

Di Indonesia sendiri dua merk itu juga yang memegang pangsa pasar cukup besar, tentu produsen berasal dari brand lain selalu termasuk patut anda perhitungkan.

8. Komunitas
Komunitas maksudnya adalah rata-rata teman-teman kamu mengfungsikan kamera apa?

Keuntungan jikalau anda manfaatkan kamera yang mirip dengan punya teman-teman anda, kamu bisa bersama gampang mempelajari langkah mengoperasikan kamera tersebut, pasti sebab tersedia orang yang dapat membimbing anda.

Tips Membeli Kamera Mirrorless Second | rijal Anakeheri | 4.5