Beranda » Uncategorized » Operasi Bedah Kosmetik Binatang : Potong Ekor (Tail Docking/Caudectomy)

Operasi Bedah Kosmetik Binatang : Potong Ekor (Tail Docking/Caudectomy)

T Diposting oleh pada 8 July 2009
F Kategori
b Comments Off on Operasi Bedah Kosmetik Binatang : Potong Ekor (Tail Docking/Caudectomy)
@ Dilihat 23 kali
Anjing merupakan binatang karnivora dan merupakan salah satu binatang kesayangaan selain kucing. Hewan ini mempunyai banyak sekali fungsi salah satunya ialah sebagai binatang penjaga dan sabagai binatang pemburu selain itu anjing sanggup dipergunakan unutk melacak dan membantu pihak keamanan dalam menjalankan tugasnya. 

Anjing yang baik ialah anjing yang pemberani, pintar, bersosialisasi baik dengan anjing lain, baik terhadap orang dan berpenampilan/performans gagah. 

Penampilan yang disukai masyarakat dari anjing yaitu berpenampilan tegap, bermata sigap, indera pendengaran berdiri, ekor lurus panjang ke belakang. Anjing yang disukai ialah anjing-anjing bastar herder-kampung, boxer-kampung, herder-boxer, atau Pittbull-kampung..

Dilihat dari manfaat memelihara anjing dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting , peminta anjing pun semakin banyak ,bahkan tak sedikit dari mereka yang mengeluarkan biaya banyak hanya untuk merawat anjing tersebut dan juga untuk menciptakan anjing terlihat menarik.

Salah satu cara untuk menciptakan anjing terlihat menarik ialah dengan melaksanakan bedah kosmetik.Bedah kosmetik ini juga sanggup mempunyai kegunaan untuk mengubah sifat fisik awal anjing menjadi sifat fisik yang baru. 

Contohnya dari indera pendengaran panjang menjadi pendek (othematom), ekor panjang menjadi pendek (caudectomy),dan rambut panjang menjadi pendek.Salah  satu bedah kosmetik yang sering dilakukan pada anjing ialah Tail-docking (caudectomy)/Potong ekor.

Tail-docking (caudectomy) sudah diterapkan semenjak usang di negara luar menyerupai di Eropa, namun pelaksanaanya masih bertolak belakang dengan prinsip animal walfare.namun berkaitan dengan hal ini masih banyak dokter binatang yang masih medukung pelaksanaan tail-docking tersebut. 

Oleh lantaran dirasa masih cukup penting untuk penanganan cidera pada ekor anjing ras yang mempunyai ekor yang agak panjang. 

Oleh lantaran itu tail docking secara tradisional harus segera ditinggalkan dan mekanisme tail docking yang moderen dan terkesan “walfare” harus disosialisasikan  kepada semua dokter binatang terutama dokter binatang muda dan calon dokter hewan.

Sejarah Tail-docking (caudectomy)

Tail-docking(caudectomy) pada anjing diyakini telah muncul semenjak zaman romawi lantaran banyak sekali alasan. 

Pada zaman romawi kuno dipercaya bahwa tail-docking(caudectomy) mempunyai dampak yang faktual terhadap kesehatan binatang (anjing) antara lain :
  1. Dapat mencegah anjing tertular penyakit rabies 
  2. Karena ekor  anjing yang agak pendek itu diyakini sanggup membantu anjing dalam pengejaran lantaran tidak mengganggu anjing pada ketika berlari 
  3. Dapat meningkatkan anjing(khususnya annjing pekera)  
  4. Mencegah cidera ekor selama acara menyerupai berburu. Akan tetapi tail-docking pada zaman itu disarankan cenderung untuk anjing-anjing yang mempunyai ekor terlalu panjang.

Definisi Tail Docking (caudectomy).

Tail Docking (caudectomy) ialah amputasi atau pemotongan ekor binatang (anjing) dengan panjang bervariasi yang berdasar rekomendasi standar dari tiap bangsa anjing. 

Tail Docking (caudectomy) sanggup dilakukan pada anjing berumur 3-5 hari dan tidak memerlukan anastesi. Pada anjing berumur diatas satu ahad perlu meenggunakan anastesi umum atau anastesi epidural.

Ekor merupakan organ yang paling caudal dari badan anjing, organ ini berfungsi sebagai penyeimbang bagi anjing untuk lokomosi menyerupai berjalan, lari ataupun defekasi. 

Ekor juga sanggup berfungsi sebagai “perhiasan” bagi anjing, misalnya menyerupai anjing kintamani dengan ekor yang melengkung ke atas dengan bulu ekor yang terawat sanggup menambah keanggunan bagi anjing tersebut.

Anjing merupakan binatang karnivora dan merupakan salah satu binatang kesayangaan selain kucing Operasi Bedah Kosmetik Hewan : Potong Ekor (Tail Docking/Caudectomy)
Anjing sebelum caudectomy

Anjing merupakan binatang karnivora dan merupakan salah satu binatang kesayangaan selain kucing Operasi Bedah Kosmetik Hewan : Potong Ekor (Tail Docking/Caudectomy)
Anjing sehabis caudectomy
              
Operasi potong ekor/tail-docking (caudectomy) lebih mengarah ke arah perbaikan penampilan atau kosmetik.

Pemilik yang berpengalaman dalam merawat anjing lebih menentukan cara ini sebagai bentuk kasih sayang nya pada binatang peliharaan. Tampilan ekor yang agak tegak atau melingkar kesamping,merupakan suatu dilema yang paling sering dikeluhkan oleh para pemilik anjing.

Dimana performens/penampilannya tampak kurang gagah atau sempurna.Jenis-jenis anjing banyak disukai yaitu anjing peranakan,herder-kampung,boxer-kampung,herder-boxer atau pitbull.

Anjing-anjing berburu ras lokal atau persilangan umumnya mempunyai bentuk ekor melengkung ke atas atau melingkar,namun anjing yang kedudukan ekornya lurus menggantung menyerupai anjing-anjing ras murni menyerupai boxer,herder,dan anjing-anjing lainnya,

Tampilannya lebih gagah atau tepat dan sangat disukai.Anjing yang berpenampilan ekor tegak atau melingkar diaggap kurang tepat dan sanggup mengganggu anjing pada ketika berburu di hutan atau belukar,sebab ekor tersebut sering menyangkut pada batang kayu dan ranting atau belukar yang sanggup mengakibatkan rasa sakit.

Untuk memotong ekor sanggup dilakukan tindakan operasi bedah minor,yaitu dengan cara memotong tendon bedah minor,yaitu dengan cara memotong tendon di beberapa penggalan dorsal ekor hewan.Lurus dan melingkar atau berkeloknya ekor anjing ditentukan oleh ruas-ruas tulang ekor,panjang/pendeknya tendon dan simetris tidaknya tendon dibagian ekor.

Anatomi ekor anjing terdiri dari tulang ekor atau os coccegealis yang beruas-ruas.Tulang ekor dibungkus oleh otot-otot pembentuknya yang terdiri atas muskulus sacrokaudalis lateralis,muskulus sacrocaudalis ventralis,musculus interventralis.

Untuk keperluan mode,pemotongan ekor harus diubahsuaikan dengan standart bagi masing-masing ras.namun demikian dalam praktek hasil pemotongan berdasrkan standart seringkali tidak sesuai dengan impian pemilik.Oleh lantaran itu harus mengingat standart internasional yang telah ada.

Tujuan Tail Docking (Caudectomy)

 Adapun tujuan dari dilakukannya Tail Docking (Caudectomy) pada anjing ialah :

a.  Untuk keindahan atau kosmetik

Untuk alasan keindahan atau kosmetik banyak juga pemilik anjing yang melaksanakan Tail Docking (Caudectomy)pada anjingnya, hal ini mungkin dimaksudkan semoga ekor terlihat kecil dan sanggup menambah kelucuan, terutama pada anak anjing. 

Untuk alasan kosmetik, tidak sembarangan ekor dipotong, tetapi harus mengikuti standar tail docking untuk banyak sekali bangsa anjing, standar yang digunakan, yaitu :

Tabel. Standart docking untuk banyak sekali jenis anjing
Bangsa Anjing
Ekor yang disisakan
Toy Poodle / Poodle
Miniature Pincsher
Cooker Spaniel
German Short Heire Pointer
Fox Terier
Bouvier
Boxer
Doberman Pincsher
½

½ inci pada anjing dewasa

1/5

4 inci pada anjing dewasa

2 Vertebrae

2 Vertebrae


Anjing merupakan binatang karnivora dan merupakan salah satu binatang kesayangaan selain kucing Operasi Bedah Kosmetik Hewan : Potong Ekor (Tail Docking/Caudectomy)
Batas tail docking (caudactomy)

b.  Kebersihan atau hygiene

Ekor anjing yang panjang dengan bulu yang lebat sanggup mengakibatkan terjadinya penumpukan kotoran pada ekor, kotoran tersebut menyerupai bekas feces atau tanah yang mengering yang mengakibatkan bulu menjadi kusam dan menggumpal, keadaan menyerupai ini mengurangi keanggunan pada anjing, selain itu juga sanggup mengundang bibit penyakit, telur cacing ataupun infestasi benalu external, sehingga Tail Docking (Caudectomy) perlu untuk dilakukan untuk alasan kebersihan.

c.  Menghindari cidera ekor

Anjing merupakan binatang karnivora dan merupakan salah satu binatang kesayangaan selain kucing Operasi Bedah Kosmetik Hewan : Potong Ekor (Tail Docking/Caudectomy)
Cidera pada ekor
Ekor yang terlalu panjang pada anjing sanggup memperbesar resiko terjadinya cidera, menyerupai tergilas kendaraan ataupun luka gigitan pada ketika terjadinya perkelahian, maka tail docking sanggup menjaddi solusi untuk mengurangi resiko terjadinya cidera pada anjing terutama ras-ras anjing yang mempunyai ekor agak panjang.

Teknik Tail Docking (Caudectomy)

Teknik Tail Docking (Caudectomy) Pada Anjing Umur 3-5 Hari


Anjing merupakan binatang karnivora dan merupakan salah satu binatang kesayangaan selain kucing Operasi Bedah Kosmetik Hewan : Potong Ekor (Tail Docking/Caudectomy)
Tail docking pada anak anjing

Pada anjing berumur 3-5 hari, Tail Docking (Caudectomy) dilakukan tanpa anastesi. Tehnik operasi: Pertama anjing direstrain, dibersihkan dan diberikan antiseptik pada kawasan yang akan dioperasi. Kulit pada ekor didorong ke depan menuju pangkal ekor. 

Ekor anjing dipegang diantara ibu jari dan jari telunjuk serta dilakukan pengutamaan untuk mencegah terjadinya pendarahan. 

Dipalpasi kawasan yang akan dipotong, selanjutnya dilakukan pemotongan dengan gunting, scalpel, nail trimming atau tail docker (biasanya digunakan gunting untuk memotong).

Setelah ekor terpotong, diamati terjadinya perdarahan dan sanggup dicegah dengan pengutamaan atau elektrocauterisasi. 

Kembalikan kulit di atas sisa ekor yang terpotong dan sesuaikan dengan panjang ekor, jikalau diharapkan dilakukan pemotongan kulit untuk menyesuaikan dengan sisa ekor yang erpotong. Kulit disatukan dengan dua atau tiga jahitan dengan benang nylon atau polypropylene.

Teknik Tail Docking (Caudectomy) Pada Anjing Umur 3 Bulan Keatas.

Tail docking pada anjing umur diatas 3 bulan perlu memakai anastesi umum atau epidural. Teknik operasi :

  • Pertama anjing direstrain, dibersihkan dan diberikan antiseptik pada kawasan yang akan dioperasi. Diberikan anastesi umum atau anastesi epidural. Kulit pada ekor didorong ke depan menuju pangkal ekor. 
  • Sebuah torniquet (karet gelang untuk membendung anutan darah) dipasang pada pangkal ekor untuk mengurangi pendarahan. 
  • Dengan kulit ekor yang ditarik ke arah badan dibentuk irisan  setengah bulat pada penggalan dorsal  dan ventral dari ekor. Arteri caudalis lateralis kiri dan kanan dan Arteri Caudalis Mediana diikat. 
  • Ekor dipotong di belakang ikatan pembuluh darah. Kulit dijahit dengan benang non absorable secara simple interupted. Sebaiknya ekor dibalut untuk mencegah kontaminasi. Jahitan sanggup dibuka setelah 7 hari.

Perawatan pasca tail-docking (caudectomy)

Anjing merupakan binatang karnivora dan merupakan salah satu binatang kesayangaan selain kucing Operasi Bedah Kosmetik Hewan : Potong Ekor (Tail Docking/Caudectomy)
Contoh obat yang digunakan dalam penyembuhan pasca tail docking
Anjing merupakan binatang karnivora dan merupakan salah satu binatang kesayangaan selain kucing Operasi Bedah Kosmetik Hewan : Potong Ekor (Tail Docking/Caudectomy)
Contoh antiseptik yang digunakan dalam penyembuhan pasca tail docking
       Gambar 5. Obat dan desinfektan yang digunakan dalam penyembuhan pasca tail docking

Setelah operasi final dilakukan,daerah bekas sayatan dibersihkan dan diberi desinfektan iodium tincture 3%. 

Di atas luka yang dijahit,ditaburkan wonder dust atau swaat,ke dalam luka disemprotkan penicillin oil.Pasien(hewan) disuntikkan procain penicillin G secara intra muskuler dan injeksi vitamin B kompleks.

Pasien dimasukkan ke dalam sangkar yang higienis dan kering.luka operasi dijaga kebersihannya,jaihtan dibuka setelah luka operasi kering dan pada bekas operasi diolesi iodium tinctur 3%.untuk anak anjing sebaiknya dilakukan pasangan elizabeth collar.

Pemerbana dipertahankan selama 7 hari,selanjutnya diteruskan dengan pemerbanan kedua hingga benar-benar sembuh ,kemudian perban dibuka.

Komplikasi yang terjadi menyerupai abuh ,penumpukan cairan,jaringan parut,kambuhnya fistula dan trauma sphincter anal dan rectal.incisi tempat penumpukan cairan setelah dipotong sebagian sanggup menyembuhkan penyakit kedua ,dimana biasanya pada bekas luka hanya sedikit tumbuh bulu.

Potongan kembali mungkin perlu untuk mengurangi iritasi dan memperbaiki penampilan.

Dampak Tail-docking (caudectomy) terhadap kesehatan dan kesehatraan binatang ( anjing)

Dampak Positif

Dampak faktual yang sanggup diperoleh dari tail-docking sehubungan dengan kesehatan binatang itu sendiri antara lain :
  1. Dapat mengurangi terjadinya penyakit rabies pada anjing
  2. Dapat mengurangi terjadinya abuh pada badan anjing (hygiene)
  3. Menjadikan binatang peliharaan ( anjing) lebih lincah dan lebih gampang bergerak khususnya anjing pelacak dan pekerja.
  4. Dapat mempberikan penampilan yangmenarik pada anning

Dampak Negatif

Dampak negatif yang sanggup terjadi dari pelaksanaan tail-docking yang berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan binatang antara lain :
  1. Terganggunya fungsi otot-otot yang berafiliasi dengan rektum,anus dan panggul dalam waktu yang cukup lama.
  2. Terjadinya kerusakan atau degenerasi dari ekor dan otot panggul yang berkaitan dnegan peningkatan resiko inkontinensia feses.
  3. Hilangnya fungsi ekor sebagai pelindung penggalan belakang badan anjing (seperti lubang anus).
  4. Dapat merusak perkembangan otot-otot pada penggalan sekitar rektum , dimana otot ini mempunyai fungsi penting dalam proses defekasi pada hewan

Referensi :

Weary,D.(2011).Tail-Docking dairy cattle:responses from an online engagement.Journal of Animal Science.vol 89:3831-3837

Sudisma ,dkk.2006.Ilmu Bedah Veteriner dan Teknik Operasi.Universitas Udayana:Denpasar.

Komentar dinonaktifkan: Operasi Bedah Kosmetik Binatang : Potong Ekor (Tail Docking/Caudectomy)

Maaf, form komentar dinonaktifkan untuk produk/artikel ini

a Artikel Terkait Operasi Bedah Kosmetik Binatang : Potong Ekor (Tail Docking/Caudectomy)

Mengenal Jalak Suren Jawa Dan Cara Perawatannya

Mengenal Jalak Suren Jawa Dan Cara Perawatannya

T 13 June 2009 F A admin

Jalak suren jawa (Gracupica contra jalla) merupakan salah satu dari lima ras /  subspesies jalak suren yang ada di dunia. Istilah jalak suren jawa dipakai para kicaumania untuk membedakannya dari jalak suren kalimantan. Jalak suren jawa bahwasanya tidak hanya dijumpai... Selengkapnya

Cara Membedakan Anis Merah Jantan Dan Betina Dikala Masih Trotol

Cara Membedakan Anis Merah Jantan Dan Betina Dikala Masih Trotol

T 22 June 2009 F A admin

Burung Anis Merah yakni salah satu jenis burung kicau yang cukup terkenal di indera pendengaran kicau mania, khususnya di Indonesia. Anis Merah mempunyai nama lain menyerupai Anis atau punglor Merah juga disebut punglor Bata pemakan cacing. Nama ilmiah dari anis... Selengkapnya

Ciri – Serta Perbedaan Jantan Dan Betina Burung Murai Batu

Ciri – Serta Perbedaan Jantan Dan Betina Burung Murai Batu

T 5 July 2009 F A admin

Murai Batu merupakan salah satu jenis burung orisinil Indonesia. Murai watu cukup diminati di kalangan pecinta burung kicau terutama alasannya keindahan suaranya. Di Indonesia Murai Batu dibedakan menurut asal wilayahnya yaitu berasal dari Sumatera dan Kalimantan. Murai Batu yang berasal... Selengkapnya

+ SIDEBAR