Beranda » Uncategorized » Tips Menentukan Dan Merawat Burung Branjangan

Tips Menentukan Dan Merawat Burung Branjangan

T Diposting oleh pada 17 June 2009
F Kategori
b Comments Off on Tips Menentukan Dan Merawat Burung Branjangan
@ Dilihat 2 kali
Tips Memilih Burung Branjangan
Kenali dahulu branjangan jenis apa yang akan anda pelihara, baca artikelnya DISINI.
Tidak ada patokan khusus dalam menentukan branjangan. Ciri-ciri branjangan yang baik antara lain bentuk fisiknya atletis, ekor dan tubuh panjang, mata tajam mengatakan petarung, bulu lembut menyerupai sutra sedangkan paruhnya bagai burung gelatik tapi agak bengkok sedikit ke bawah.


Cara Membedakan Burung Branjangan Jantan Dan Betina

-Ciri-ciri burung branjangan jantan :
  • Jambul lebih panjang dibanding betina
  • Ada bulu halus di dada bila ditiup
  • Bulu yang tidak tipis serta berwarna coklat yang tajam
  • Bulu dipipi buka keluar
  • Suara kicauannya bermacam-macam serta tak terputus-putus
  • Lebih sering ngeriwik daripada betina
  • Warna paruh hitam serta mengkilat serta paruh sisi bawah tampak putih bersih
-Ciri-ciri burung branjangan betina :
  • Jambulnya pendek. 
  • Tidak ada bulu halus pada burung branjangan betina
  • Warna bulunya kusam
  • Bulu dikedua pipinya condong rata serta tak buka keluar
  • Suaranya monoton
  • Paruh sisi bawah kecoklatan

 Kenali dahulu branjangan jenis apa yang akan anda pelihara Tips Memilih Dan Merawat Burung Branjangan
Burung Branjangan Jawa Timur
Tips Memilih Sangkar Burung Branjangan
  1. Pilih sangkar berdiameter minimal 1,5 X rentang sayap branjangan. Hal ini dimaksudkan supaya pada dikala branjangan mengepakkan sayap, tidak ada potongan tubuhnya yang terluka.
  2. Jarak ideal ruji ialah yang tidak sanggup dilewati oleh kepala branjangan. Jarak yang terlalu longgar sanggup menciptakan burung terjepit dan tercekik atau bahkan lepas, sedangkan jarak ruji yang terlalu rapat menciptakan burung menjadi kurang terang terlihat dikala bertengger. Pastikan keseluruhan ruji sangkar telah diraut dan diamplas dengan baik sehingga tidak akan melukai branjangan terlebih bila branjangan masih giras/nglabrak.
  3. Ruji yang baik terbuat dari bambu yang bau tanah dan diambil dari potongan terluar atau kulit serta melalui proses pengeringan dan pengobatan anti rayap. Jika ruji dibuat dari bambu muda dan bukan potongan terluar serta tidak melalui proses tersebut maka sangkar akan melintir atau “menggeliat” sehabis digunakan beberapa lama. Hal ini penting diperhatikan lantaran sangkar branjangan akan sering terpapar eksklusif oleh sinar matahari dikala burung dijemur.
  4. Sangkar dengan materi utama bambu lebih baik lantaran bambu mempunyai keunggulan dibanding materi lain. Bambu di antaranya besar lengan berkuasa dan ringan, gampang dibentuk, serta ramah lingkungan.
  5. Usahakan menentukan sangkar dengan ganjal berbahan papan kayu/triplex tebal supaya lebih abadi dan besar lengan berkuasa lantaran dasar sangkar akan “terbebani’ oleh bubukan bata. Pastikan juga kawat atau plat logam pengait ganjal sangkar masih berfungsi dengan baik dan selalu pada posisi yang tepat. Beberapa kejadian, branjangan lepas dari sangkar diakibatkan “tebok”  jatuh lantaran ambrol maupun disebabkan pengaitnya lepas.
  6. Warna sangkar sebaiknya diubahsuaikan dengan warna secara umum dikuasai batikan burung. Jika batikan branjangan bernuansa coklat bau tanah kemerahan, sebaiknya pilih sangkar dengan warna yang cerah atau terang. Jika batikan branjangan bernuansa kuning bersih, maka Anda sanggup menentukan sangkar dengan warna gelap atau bahkan hitam. Hal ini dimaksudkan supaya branjangan yang ada di dalam sangkar menjadi terang terlihat serta tidak tersamarkan dengan warna/cat sangkar.
  7. Gunakan tenggeran dari materi watu apung dengan bentuk bundar, oval, atau persegi dengan sudut tumpul, atau bentuk orisinil (alami) dari watu apung tersebut dengan diameter antara 6,5 cm – 9 cm. Ratakan potongan atasnya supaya datar dan pastikan tidak tajam/kasar yang sanggup melukai kaki branjangan. Permukaan tenggeran dihentikan terlalu halus dan licin. Sediakan cukup satu tenggeran saja dengan posisi di tengah supaya branjangan terbiasa berkicau di tenggeran tersebut.
  8. Tempatkan cepuk wadah pakan, minum, dan EF dengan posisi lebih rendah dari tenggeran.
  9. Tambahkan bubukan bata yang sudah disaring halus (kira-kira sehalus kopi bubuk) ke dalam dasar sangkar dengan ketebalan 1 cm -1,5 cm. Alternatif yang sanggup dugunakan sebagai bubukan ganjal sangkar ialah tanah liat (diambil di sawah) yang kering dan ditumbuk serta diayak halus, pasir laut, pasir bangunan,  atau kombinasi dari beberapa materi tersebut.
  10. Di habitatnya, branjangan ialah burung yang suka “mandi’ dengan menggesekkan seluruh badannya di permukaan tanah. Mandi pada branjangan bertujuan untuk menjaga suhu tubuhnya tetap stabil. Misal cuaca panas dan terik, branjangan akan berusaha untuk mengalirkan atau meredam hawa panas tubuhnya melalui mandi atau “kipu”. Begitu juga sebaliknya bila badannya terasa cuek (malam hari), branjangan akan kipu dengan jalan menyerap panas yang disimpan oleh bubukan yang ada di dasar sangkar.
  11. Biasakan mengerodong branjangan pada malam hari supaya terbebas dari ganguan nyamuk, serangga pengganggu, angin/hawa dingin, sehingga branjangan sanggup beristirahat dengan nyaman dan kemudian segar bugar bernyanyi riang keesokan harinya. Pakai dan pilihlah krodong yang sesuai dengan ukuran sangkar. Jangan terlalu ketat, jangan terlalu longgar. Krodong juga berfungsi menjaga sangkar dari embun. Ruji maupun ornamen dari bambu akan lebih cepat berubah bentuk, bila selalu terkena embun dan panas secara terus-menerus.
  12. Berilah grease (Stempet/Minyak) pada pangkal besi pengait, supaya sangkar branjangan kondusif dari gangguan semut. Gantang sangkar di daerah yang kondusif dari gangguan dan jangkauan tikus maupun binatang predator.
Cara Perawatan Burung Branjangan Biar Cepat Gacor
Inilah, Cara Perawatan Harian Burung Branjangan :
  1. Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan dengan cara disemprot dengan sprayer asal terlihat basah. Sebelum disempot, bersihkan kotoran yang tercampur dengan bubukan watu bata. Kemudian ganti atau tambahkan pakan branjangan berupa biji-bijian menyerupai milet, canary seed, jewawut, dan gabah.
  2. Bersihkan wadah air minum dan berikan air matang yang sudah cuek sebagai air minum.
  3. Berikan jangkrik kecil sebanyak 2-3 ekor pada cepuk EF. Setiap tiga hari sekali, sanggup ditambahkan kroto sebanyak satu sendok teh sebagai EF.
  4. Penjemuran sanggup dilakukan selama 2-3 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran.
  5. Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut selama 10 menit, kemudian gantang di daerah teduh atau di dalam rumah.
  6. Siang hari hingga sore (jam 12.00-15.00) burung sanggup dimaster dengan bunyi master branjangan mp3 atau burung-burung master.
  7. Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali di teras.
  8. Berikan jangkrik kecil 2 ekor pada cepuk EF.
  9. Jam 18.00 burung dimasukkan ke rumah. Burung tidak perlu dikerodong bila Anda ingin mendengarkan suaranya lantaran burung branjangan juga suka berkicau di malam hari

Penting Untuk Di Ingat Bagi Branjangan  Mania :
Bubukan watu bata diganti minimal sepekan sekali. Meski tidak perlu dikerodong setiap malam, branjangan tetap perlu dilatih kerodong semoga tidak kelabakan ketika suatu dikala kita perlu mengerodongnya.
Penanganan branjangan kondisi drop:
  • Tingkatkan porsi dukungan jangkrik menjadi 3 pagi dan 3 sore.
  • Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung branjangan lain
  • Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari
  • Berikan vitamin tambahan
Nah itulah beberapa hal penting berkaitan dengan pemilihan dan perawatan burung branjangan. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Tetap jadikan ide Kicau Mania Indonesia.

Komentar dinonaktifkan: Tips Menentukan Dan Merawat Burung Branjangan

Maaf, form komentar dinonaktifkan untuk produk/artikel ini

a Artikel Terkait Tips Menentukan Dan Merawat Burung Branjangan

Metode Gres Penentuan Jenis Kelamin Burung Cucak Rowo Memakai Bulu

Metode Gres Penentuan Jenis Kelamin Burung Cucak Rowo Memakai Bulu

T 25 May 2009 F A admin

Cucak Rowo si burung mewah, burung Kicauan yg mempunyai harga yg sangat tinggi sekali dan sanggup dikatakan Burung Kicauan berkelas yg sanggup memperlihatkan kesan glamor kepada yg memilikinya. Burung Cucak Rowo sendiri mempunyai nama ilmiah Pycnonotus Zeylanicus yg dlm Bahasa... Selengkapnya

Cara Membedakan Burung Trucukan/Trocokan Jantan Dan Betina

Cara Membedakan Burung Trucukan/Trocokan Jantan Dan Betina

T 27 April 2009 F A admin

Burung Trucukan / Cerukcuk sekarang termasuk burung yang ngetrend untuk di pelihara sebagai klangenan ataupun perlombaan/kontes suara, sebagian di wilayah Indonesia tertentu sudah mengadakan kelas lomba burung trucukan. Burung pengicau yang bersuara khas ropel ini di alam bebasnya sangat gemar... Selengkapnya

Cara Menentukan Lovebird Paud Yang Prospek Ngekek Panjang

Cara Menentukan Lovebird Paud Yang Prospek Ngekek Panjang

T 10 July 2009 F A admin

Karena banyak pertanyaan yang masuk redaksi mengenai cara menentukan Lovebird Balibu (Bayi Dibawah Lima Bulan) yang prospek lomba, akan kita akan bahas segera dibawah ini. Sebenarnya ada banyak tips untuk mencari anakan lovebird prospek lomba. Ada cara sempurna yaitu, kita... Selengkapnya

+ SIDEBAR