Beranda » Uncategorized » Cara Sempurna Beternak/Breeding Burung Pleci

Cara Sempurna Beternak/Breeding Burung Pleci

T Diposting oleh pada 10 May 2009
F Kategori
b Comments Off on Cara Sempurna Beternak/Breeding Burung Pleci
@ Dilihat 19 kali
Tahapan dalam Beternak/Breeding Pleci.
 Memilih dan mempersiapkan calon indukan Cara Tepat Beternak/Breeding Burung Pleci
Burung Pleci Satu Pasang
Tahap Pertama
Memilih dan mempersiapkan calon indukan.Sebelum menentukan calon indukan ada baiknya kita mengetahui perbedaan antara jantan dan betina,selama ini patokan yg saya gunakan utk membedakan jenis kelamin jantan dan betina pada burung pleci yakni dari vent nya,vent jantan mempunyai bentuk yg menonjol keatas sedangkan betina cenderung datar atau rata dengan perut.namun kondisi mirip itu jg di pengaruhi dari tingkat kematangan kelamin dan kesehatan burung tersebut.cara yg lebih gampang yakni dgn membedakan dari kemampuan burung tersebut dlm berkicau,krn biasanya hnya pleci berjenis kelamin jantan yg bisa berkicau/ngriwik sedangkan betinanya tidak.Syarat utama utk calon indukan yg akan dipakai utk breeding sebaiknya yg sudah sampaumur atau usia diatas 7 bulan dan sudah terbiasa dgn kegiatan insan disekitarnya (jinak lalat). Untuk indukan jantan sebaiknya dipilih yg sudah ngalas lantaran utk menarik perhatian dn merangsang indukan betina utk kawin. (Baca Juga: Cara Paling Tepat Membedakan Burung Pleci Jantan Dan Betina Lengkap Dengan Gambar)

Tahap Kedua
Penjodohan, sehabis kita mendapat calon indukan yg akan dipakai utk breeding, tahap selanjutnya yakni penjodohan calon indukan. Proses penjodohan di mulai dgn saling mendekatkan sangkar masing-masing indukan selama 1-2 minggu.sangkar indukan di usahakan selalu berdekatan tiap hari,siang dan malam,selama proses penjodohan asupan masakan yang mengandung protein harus ditingkatkan contohnya santunan kroto dan ulat hongkong.saat memasuk hari ke 5 proses penjodohan kita coba menjauhkan sangkar kedua calon indukan tanpa saling lihat dan hanya bisa saling dengar,dari situ kita bisa mengukur sejauh mana tingkat penjodohan calon indukan yg sedang kita jodohkan,apabila kedua calon indukan saling memanggil dgn intensitas “call” yg sering dan utk pejantan tidak jarang akan berkicau dgn lantang dan selalu gelisah mencari pasangannya,dengan begitu sanggup disimpulkan bahwa tahap penjodohan hampir berhasil, sehabis seharian kita jauhkan kedua calon indukan tadi,malam harinya bisa kita coba mencampurkan kedua calon indukan tadi dgn memasukan calon indukan jantan ke sangkar calon indukan betina sambil kita amati sikap kedua calon indukan tadi sehabis kita satukan, biasanya jantan akan aktif merayu betinanya utk kawin dgn cara berkicau pelan sambil teler,tidak jarang pribadi terjdi perkawinan,namun terkadang jantan terlalu berangasan dan mengejar betinanya.jika kedua calon indukan terlihat tidak akur atau saling serang lebih baik kita pisahkan lagi dan kita coba lagi 3 hari kemudian
Tahap Ketiga
Menyiapkan sangkar untuk breeding.
Untuk sangkar breeding saya memakai sangkar dgn ukuran minimal 40cmx40cmx60cm,dlm sangkar kita sediakan sarana mirip daerah pakan & minum,wadah sarang dan materi sarang, wadah sarang bisa memakai anyaman rotan, kawat ram,atau batok kelapa, wadah sarang bisa berbentuk bulat dgn diameter kurang lebih 5cm dan bisa juga berbentuk persegi, materi sarang bisa memakai serat nanas, sabut kelapa, serat goni, ijuk, atau rumput kering yg mempunyai tekstur yg lembut.bahan sarang kita tempatkan dlm wadah sarang dan dibuat mirip sarang aslinya dan sebagian diletakkan di ganjal sangkar utk merangsang indukan utk ber-reproduksi.dalam tahap ini santunan pakan yg mengandung protein tinggi tetap harus selalu diberikan semoga tingkat birahi indukan selalu baik dan jgn lupa penjemuran rutin minimal ½ jam tiap pagi, penempatan sangkar penangkaran sebaiknya kondusif dari binatang pengganggu mirip semut, cicak dan tikus, serta mempunyai sirkulasi udara yg cukup,tidak terlalu panas atau terlalu lembab.
Tahap Keempat
Masa pengeraman.
masa pengeraman burung pleci memakan waktu sekitar 11-12 hari.pada masa pengeraman santunan pakan yg mengandung protein tinggi mirip kroto dan ulat hongkong bisa dikurangi atau di hentikan untuk santunan kroto nya.selama pengeraman indukan tidak perlu dijemur dan juga tidak perlu membersihkan sangkar lantaran akan mengganggu proses pengeraman.Perawatan sehabis telur menetas.Saat telur mulai menetas,kita harus senantiasa menyediakan pakan berupa kroto yg cukup dan jangan hingga telat,karena bila pakannya telat indukan akan membuang salah satu anakannya lantaran mengira pasokan pakan tidak mencukupi untuk membesarkan anakan.tiga hari pertama yakni masa kritis untuk anakan pleci maka dari itu kita usahakan semoga pasokan pakan dalam keadaan segar selalu terpenuhi dan meminimalisir gangguan yang bisa menimbulkan indukan merasa terganggu/terancam.setelah anakan memasuki usia 7 hari kita bisa menunjukkan ulat hongkong,ulat sangkar atau jangkrik yang dipotong kecil-kecil. (Baca juga : Tips Pemilihan Pleci Dalam Kandang Ombyokan)
Kendala – hambatan yang sering ditemui di awal breeding pleci :
  • Indukan jantan yang terlalu berangasan dan cenderung galak.bisa disebabkan lantaran betinanya belum siap kawin sedangkan jantannya sudah dalam kondisi birahi yang memuncak,penanganannya antara lain dengan memisahkan betina dan mengkondisikan kembali semoga birahinya memuncak
  • Indukan mengacak-acak sarang.Biasa terjadi dikarenakan indukan belum siap utk ber-reproduksi atau indukan tidak cocok dengan penempatan posisi sarang.biarkan indukan mengacak acak sarang,nanti bila sudah memasuki masa reproduksi kedua indukan akan membangun dan merapihkan lagi sarangnya,yang penting dalam wadah sarang masih terdapat materi sarang.
  • Indukan bertelur tidak diwadah yang telah disediakan tetapi bertelur dipangkringan sehingga telurnya jatuh dan pecah.Kejadian yang mungkin selalu terjadi pada indukan yang gres pertama produksi,jangan patah semangat,setelah produksi periode kedua atau ketiga indukan niscaya akan bertelur di wadah yang sudah disediakan.namun apabila kejadian ini terus berlangsung ada baiknya kita amati lagi apa yg menimbulkan indukan tidak mau bertelur di wadah sarang. (Baca juga : Bagaimana Tahapan Menampilkan Pleci Agar Juara Kontes)

Semoga pengalaman ini bisa bermanfaat untuk seluruh Pleci Mania khususnya yang berniat ingin breeding dan melestarikan pleci.
Tetap jadikan ide Kicau Mania Indonesia.
Tags:

Komentar dinonaktifkan: Cara Sempurna Beternak/Breeding Burung Pleci

Maaf, form komentar dinonaktifkan untuk produk/artikel ini

a Artikel Terkait Cara Sempurna Beternak/Breeding Burung Pleci

Cara Menentukan Lovebird Paud Yang Prospek Ngekek Panjang

Cara Menentukan Lovebird Paud Yang Prospek Ngekek Panjang

T 10 July 2009 F A admin

Karena banyak pertanyaan yang masuk redaksi mengenai cara menentukan Lovebird Balibu (Bayi Dibawah Lima Bulan) yang prospek lomba, akan kita akan bahas segera dibawah ini. Sebenarnya ada banyak tips untuk mencari anakan lovebird prospek lomba. Ada cara sempurna yaitu, kita... Selengkapnya

Macam-Macam Vulnus (Luka) Dan Penangananya

Macam-Macam Vulnus (Luka) Dan Penangananya

T 7 July 2009 F A admin

Defenisi Vulnus (luka) yaitu kerusakan, robek, atau pemisahan jaringan pada kulit yang disebabkan lantaran syok mekanis, termis, atau kimiawi dengan atau tanpa disertai perdarahan.  Vulnus (luka terbuka) sering terjadi pada kuda lantaran kuda mempunyai kegiatan motorik yang tinggi apalagi bila... Selengkapnya

Birahi Pada Pleci Dan Mengenal Hubungannya Dengan Penampilan Di Perlombaan

Birahi Pada Pleci Dan Mengenal Hubungannya Dengan Penampilan Di Perlombaan

T 16 May 2009 F A admin

Dalam Perkontesan Pleci sangat fatal jikalau burung dalam keadaan over birahi ataupun kurang birahi, mengakibatkan pleci hanya lompat – lompat dan terkadang didis, berikut pembahasan oleh Pleci Mania Berpengalaman. (Baca Juga: Cara Paling Tepat Membedakan Burung Pleci Jantan Dan Betina Lengkap... Selengkapnya

+ SIDEBAR